(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Resep Cheese Cake – Ingin bikin cheese cake tapi nggak punya oven? ga mau ribet? ga mau yang sulit?ga mau yang bahan nya mahal? Coba bikin yang dikukus saja. dan bahan bahan yang di butuhkan tidak lah rumit dan tidak lah mahal bunda,mari di liat resep cheese cake yang simpel ini pasti bakal bikin bunda ketagihan dan mau bikin lagi dan lagi.

Resep Cheese Cake

Bahan-Bahan :

125 gram tepung terigu
125 gram gula pasir
100 gram margarin
3 butir telur ayam (suhu ruang)
1 sdt emulsifier (SP/ovalet/TBM)
1 sachet susu kental manis
1 sachet susu bubuk
75 gram kedu cheddar parut.

Cara Membuat :

1. Lelehkan margarin bersama keju cheddar parut, aduk sampai rata. Sisihkan.
2. Gula, telur dan emulsifier di-mixer sampai kaku, putih dan berjejak.
3. Tambahkan terigu, susu bubuk, dan susu kental manis. Aduk dengan teknik aduk balik.
4. Masukkan margarin dan keju yang sudah dilelehkan, aduk balik sampai tercampur rata.
5. Siapkan loyang yang sudah diolesi margarin, masukkan adonan. Panaskan dulu kukusan.
6. Kukus sekitar 30 menit, lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangannya.

 

SEJARAH

Cheesecake (Bahasa Indonesia: “kue keju”) adalah kue yang pada biasanya disajikan sebagai makanan penutup dan dibuat dengan mencampur keju yang bertekstur lembut, telur, susu, dan gula. Keju yang mana pada umumnya dipakai untuk membuat cheesecake adalah keju krim, namun dapat juga digunakan keju lainnya seperti cottage cheese, ricotta, mascarpone, neufchâtel ataupun keju quark. Cheesecake umumnya diberi hiasan buah segar, krim dan lapisan gula. Bagian dasar dari cheesecake dapat diisi dengan biskuit graham, kacang yang dihancurkan, ataupun bahan lainnya yang bertekstur rapuh. Walaupun disebut cake atau bolu, cheesecake bukan merupakan sejenis kue bolu melainkan dapat dikategorikan sebagai pai atau custard yaitu campuran telur dan susu yang dipanggang atau dimasak dengan air panas dan menjadi kental akibat proses koagulasi protein telur. Cheesecake dapat dipanggang ataupun tidak dipanggang.Cheesecake yang menggunakan telur umumnya dipanggang untuk mematangkan telur tersebut. Sementara itu, gelatin digunakan untuk cheesecake yang tidak dipanggang.Baik dipanggang ataupun tidak, cheesecake harus disimpan di lemari es terlebih dahulu sebelum disajikan.

 

TEKNIK PEMBUATAN

 

Cheesecake dapat dibuat dengan cara memanggangnya dalam oven ataupun tanpa dipanggang dan hanya didinginkan di dalam kulkas. Pemanggangan cheesecake dapat dilakukan dengan ataupun tanpa bain marie yaitu sebuah wadah yang berisi air panas.Memanggang cheesecake dengan bain marie akan menghasilkan kue yang berwarna coklat pada permukaannya. Sementara itu, penggunaan bain marie membantu menghasilkan cheesecake dengan permukaan yang berwarna terang dan basah serta mencegah permukaan tersebut agar tidak retak.Air panas membantu menambah kelembaban dalam oven serta menjaga suhu dari kue sehingga tidak melebihi 100 °C seberapa besar pun suhu pada oven. Hal ini dikarenakan sifat air yang akan menguap ketika mencapai titik didihnya. Karena itu, bagian luar dari kue tidak akan menjadi matang lebih dulu dari bagian tengahnya dan tidak menjadi retak.

Cheesecake memiliki tekstur yang sangat lembut bahkan ketika sudah dipanggang sehingga tidak terlihat sudah matang.Apabila telah matang, cheesecake menjadi padat kecuali bagian tengahnya yang masih goyah.Jika sudah matang maka bagian tengah tersebut akan bersuhu 70-72 °C.Cheesecake baru akan benar-benar menjadi padat setelah didinginkan.Sebelum dimasukkan ke dalam lemari es, cheesecake yang masih hangat harus didiamkan selama 1 hingga 2 jam dalam suhu ruangan.Pendinginan cheesecake memakan waktu minimal 4 jam sebelum dapat disajikan.

 

VARIASI PEMBUATAN

Cheesecake dibuat di berbagai negara dengan variasi dalam penggunaan bahan dan teknik yang berbeda serta tekstur yang beragam dari yang ringan hingga padat. Setiap negara memiliki ciri khas masing-masing terutama dalam pemilihan keju lembut yang digunakan.

Amerika Serikat

Cheesecake yang terkenal di Amerika Serikat adalah cheesecake New York. Cheesecake tersebut berasal dari kue bergaya Eropa Timur yang dibuat dari keju krim dan keju pot.Sementara itu, cheesecake dari New York dibuat dengan menggunakan keju krim, krim, telur dan gula. Cheesecake ini adalah versi cheesecake yang murni dan tidak menggunakan bahan-bahan tambahan baik pada isinya maupun diatasnya.Arnold Reuben, pemilik dari Restoran Turf di New York, menyatakan bahwa ia yang pertama kali menggunakan keju krim untuk membuat cheesecake. Ketika itu, kebanyakan orang masih menggunakan cottage cheese. Hidangan penutup ini pertama kali dipopulerkan oleh restoran-restoran orang Yahudi pada 1940an. Salah satu restoran yang terkenal dengan hidangan cheesecakenya adalah restoran Lindy’s yang dibuka tahun 1923 di New York dan akhirnya ditutup tahun 1967. Restoran lain yang juga terkenal dengan cheesecakenya adalah restoran Junior’s yang dibuka tahun 1950.

Selain cheesecake New York, di Amerika terdapat juga beberapa jenis cheesecake lainnya yaitu:

  • Cheesecake Chicago, memiliki tekstur yang padat di bagian luarnya dan lembut di dalam.
  • Cheesecake Pennsylvania-Belanda, menggunakan cottage cheese yang rasanya tajam dan memiliki kandungan air yang lebih sedikit dibandingkan keju lembut lainnya.
  • Cheesecake Philadelphia, menggunakan keju krim Philadelphia.Tekstur dari cheesecake ini lebih ringan dari cheesecake New York
  • Cheesecake krim asam, mencampurkan krim asam dengan keju krim.

Perancis

Cheesecake dari Perancis menggunakan keju Neufchâtel sebagai bahan utamanya. Cheesecake tersebut memiliki tekstur yang ringan yang didapatkan dari mencampurkan putih telur kocok (meringue) ke dalam adonan.Selain itu, cheesecake Perancis juga menggunakan gelatin sebagai pengikat dari seluruh bahan-bahan yang digunakan. Tinggi dari cheesecake ini umumnya adalah 2.5 hingga 4 sentimeter sedangkan diameternya lebih kecil dari cheesecake di Amerika yaitu sekitar 3 sampai 3 sentimeter. Potongan buah-buahan sering dipakai untuk menghiasi cheesecake ini.

Jerman

Käsekuchen, cheesecake yang berasal dari Jerman dan menggunakan keju Quark.

Cheesecake di Jerman dikenal dengan nama Käsekuchen dan selalu menggunakan keju Quark. Käse dalam Bahasa Jerman mempunyai arti “keju” sedangkan kuchen berarti “kue”. Cheesecake ini biasanya dihiasi dengan kismis atau buah lainnya dan dilapisi dengan remah-remah biskuit. Versi lain dari cheesecake Jerman adalaah Käsesahnetorte yang merupakan kue keju yang ditambahkan krim dan tidak dipanggang.Di negara-negara yang berbahasa Jerman lain, yakni di Swiss, Käsekuchen dinamakan Quarkkuchen atau Quarktorte dan di Austria dinamakan Topfenkuchen.

Italia

Di Italia, cheesecake banyak ditemukan di Florence dan Roma. Hidangan ini biasanya dibuat dengan menggunakan keju Ricotta atau Mascarpone, gula, ekstrak vanili serta dilapisi dengan serpih jelai ataupun tepung roti.Cheesecake kuno dari Roma dikenal dengan nama “cassola“.Cheesecake tersebut menggunakan madu, keju Ricotta dan tepung dalam pembuatannya dan dipanggang dalam wajan. Daun salam kadangkala digunakan sebagai pengawet alami Cheesecake Italia pada umumnya lebih kering dibandingkan dengan cheesecake Amerika dan sering dikonsumsi bersama dengan espresso. Buah-buahan digunakan untuk menghiasi cheesecake Italia yang dibuat untuk perayaan.

Yunani

Sejenis kue keju dikenal di Yunani dengan nama Tiropita (atau Tyropita Bahasa Yunani:τυρóπιτα).Nama tersebut memiliki arti “pai keju”. Tiropita dibuat dari adonan phyllo yang diisi dengan keju dan dibentuk segitiga lalu dipanggang.Phyllo memiliki arti harfiah “daun” dan merupakan lapisan adonan tipis yang dibuat dari tepung dan air. Hidangan ini menggunakan keju Yunani sebagai bahan utamanya.Umumnya keju yang digunakan adalah keju Feta dan Kefalotiri walau keju Ricotta juga digunakan sebagai tambahan.

 

Mudah sekali kan membuatnya? Selamat mencoba, bunda semoga bermanfaat,umtuk bunda yang doyan juga dengan cheese cake langsung kepoin aja di Ini Dia Resep Roll Cake Green tea Kekinian Yang Lagi Hitz